Senin, 26 September 2011

BETE = STRES ?

BETE = STRES ?
Bete itu adalah tingkatan yang lebih rendah dari stres. Sedangkan stres itu adalah tingkatan yang lebih tinggi dari bete.
Stres itu sendiri ada dua macam, yaitu :
·        stres yang bersifat sementara dan
·        kondisional .
kondisional itu sendiri artinya stres yang dapat diselesaikan dengan mudah tetapi akan memakan waktu yang cukup lama. Ada lagi stres yang bersifat kronis yang disebabkan oleh pengalaman buruk yang nggak bisa dilupakan dan terjadi dalam waktu yang cukup lama.
Tanda-tanda yang dapat menyebabkan bete adalah
Ø  tiba-tiba merasa sedih,
Ø  nggak mood,
Ø  cemas, dan
Ø  minder.
Dan ini tanda-tanda yang dapat menyebabkan stres adalah
Ø  gelisah,
Ø  cemas yang berlebihan,
Ø  merasa tertekan,
Ø  tegang, dan
Ø  takut.
Beberapa gejala yang menunjukkan bahwa diri kita mengalami stres, yaitu :
A.    sakit kepala,
B.    migrain,
C.    tubuh terasa capek,
D.    insomnia atau nggak bisa tidur,
E.    susah makan atau kebalikannya,
F.    panik yang luar biasa,
G.    melukai diri sendiri,
H.    mudah tersinggung dan marah, dan
I.     sering berkata ngaco atau tulalit.
Akibatnya, stres dapat menyebabkan depresi dan menderita.
Walaupun bete itu bersifat ringan dan relatif gampamg menyelesaikanya, tetap harus berusaha mengakhiri secepatnya. Jangan dibiarkan berlarut-larut. Karena kalau nggak berusaha untuk menghilanglan kebetean itu, lama-lama bisa menjadi stres yang kronis dan susah untuk disembuhkan.

Berikut adalah cara-cara yang bisa menghindar dari bete yang bisa menyebabkan stres, yaitu :
§  selalu berusaha positif terhadap diri sendiri,
§  selalu berpikir jernih,
§  jika terkena masalah atau musibah sebaiknya dijadikan hikmah dan pelajaran bagi kehidupan saat ini dan yang akan datang,
§  mensyukuri segala sesuatuyang telah diberikan oleh allah kepada hambanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar